Aksi Nyata Modul 3.3 Lilin Marisa

 

Aksi Nyata Modul 3.3

Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

 

“SATU MINGGU SATU BUKU (ONE WEEK ONE BOOK)”

Oleh :

PGP-1-Kab Temanggung – Lilin Marisa  – Aksi Nyata Modul 3.3

A.   Facts

1.     Latar Belakang tentang situasi yang dihadapi

Gerakan literasi sekolah adalah usaha demi menumbuhkan minat baca dan menulis pada siswa dan menjadikannya sebagai karakter dalam hidupnya. Tujuan umum gerakan literasi sekolah adalah menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti para siswa agar menjadi insan literat sepanjang hidup melalui ekosistem literasi yang dibangun dalam gerakan literasi sekolah. Melihat rendahnya minat baca siswa di sekolah kami serta kurang minatnya siswa untuk berkunjung ke perpustakaan sekolah, maka kami menyusun program yang berdampak pada murid yaitu “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book)” . Program ini kami susun dengan harapan dapat meningkatkan literasi siswa dengan bahan bacaan yang ringan dan menarik sehingga siswa semakin tertarik untuk terus membaca buku cerita yang variatif dan inspiratif yang di dalamnya terdapat pesan moral yang dapat diambil sebagai salah satu bentuk penanaman karakter baik.

2.   Alasan mengapa melakukan aksi tersebut

Alasan mengapa dilakukan aksi nyata “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book)” karena minat baca di SD Negeri 3 Kemiriombo masih tergolong rendah, hal ini terlihat dari keterampilan membaca anak-anak kelas tinggi yang kurang begitu lancar, selain itu akhir-akhir ini dengan adanya gawai atau telepon pintar yang berhasil menguras perhatian anak menimbulkan keterkikisan budi pekerti sehingga diharapkan dari buku-buku bacaan yang disediakan dapat diambil amanatnya sehingga karakter baik dalam diri siswa dapat terbentuk.

 

3.   Hasil Aksi Nyata yang dilakukan

Program “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book)” yang saya lakukan diawali dengan melakukan tahapan BAGJA. 

Ø  Buat pertanyaan:  

Bagaimanakah pelaksanaan “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book” di sekolah ?

Ø  Ambil Pelajaran:

Para siswa sangat antusias dalam menyimak dongeng.

Ø  Gali Mimpi :

Minat baca meningkat sehingga keterampilan membaca juga lancar.

Ø  Jabarkan rencana:

Langkah-langkah program “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book”:

1.    Menyediakan bahan bacaan ringan, inspiratif dan menarik;

2.    Siswa diminta untuk memilih buku cerita sesuai minat mereka;

3.    Siswa meminjam satu buku setiap hari Senin;

4.    Salah satu siswa bertugas mencatat peminjaman dan pengembalian buku;

5.    Siswa menjawab unsur intrinsic yang ada pada cerita di buku yang telah disediakan;

6.    Siswa mengembalikan buku dan mengumpulkan tugas setiap hari Sabtu.

Monitoring program dilaksanakan oleh guru.

Evaluasi melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa. 

 

Ø  Atur eksekusi: 

Penanggung jawab kegiatan : Kepala Sekolah

Koordinator                           : CGP

Laporan dibuat oleh tim “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book” dibantu coordinator.

Koordinasi kegatan dilakukan melalui rapat dewan guru.

 

4.   Hasil Monitoring

Kegiatan program “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book” dilaksanakan pada tanggal  5 Juni 2021 sampai dengan tanggal 19 Juni 2021 dengan rincian sebagai berikut :

Sabtu, 5 Juni 2021

Sosialisasi program “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book”. membentuk tim  , penetapan kesepakatan bersama, dan pembagian tugas tim.

Senin, 7 Juni 2021

Siswa meminjam satu buku sesuai minat masing-masing.

Sabtu, 12 Juni 2021

Siswa mengembalikan buku dan mengumpulkan tugas identifikasi unsur intrinsik cerita.

Senin, 14 Juni 2021

Siswa meminjam satu buku yang berbeda dengan buku yang telah dipinjam sebelumnya sesuai minat masing-masing.

Sabtu, 19 Juni 2021

Siswa mengembalikan buku dan mengumpulkan tugas identifikasi unsur intrinsik cerita.

Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan baik, siswa terlihat antusias dan dapat enjaga buku yang dipinjam dengan baik.

B.   Feelings

Perasaan yang saya alami ketika siswa melaksanakan rangkaian aksi nyata program “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book” tersebut, saya merasa senang dan bangga karena minat baca para siswa mulai mengalami peningkatan, hal ini terlihat dengan antusias yang ditunjukkan ketika mereka memilih buku yang disediakan. Saya juga bangga para siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsic cerita serta menentukan amanat atau pesan moral yang terdapat dalam cerita meskipun dalam bentuk yang masih lugas dan sederhana.

 

C.   Findings

Pembelajaran yang saya peroleh dari pelaksanaan aksi nyata program “Satu Minggu Satu Buku (One Week One Book” tersebut adalah bahwa siswa akan bahagia dan juga bersemangat dalam membaca ketika mereka menemukan sesuatu hal yang menarik, salah satunya adalah bahan bacaan berupa buku cerita yang ringan dan menarik untuk kalangan anak-anak. Secara tidak langsung mereka juga mempelajari pesan moral yang terdapat dalam cerita sehingga kita dapat memantik pembentukan karakter tanpa menasehati secara langsung, tetapi mereka menemukan sendiri dalam sebuah cerita yang inspiratif.

D.   Future

Rencana perbaikan ke depan adalah menambah bahan bacaan dengan lebih banyak dan juga lebih bervariatif lagi, karena dana BOS yang terbatas dan pengadaan buku yang disediakan adalah buku milik pribadi CGP, maka langkah ke depan jika pandemic sudah berakhir akan bekerjasama dengan perpustakaan keliling untuk memperkaya bahan bacaan.

E. Dokumentasi

 
Bahan bacaan berupa buku cerita yang ringan dan menarik




Buku pinjam dan buku pengembalian serta buku tugas untuk para siswa



Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak sebelum masuk ke kelas


Selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan


Salah satu siswa bertugas mencatat buku yang dipinjam oleh siswa lain


Kami bahagia melakukannya!







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koneksi Antar Materi - Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran

Hasil-Pemetaan-7 Aset di SDN 3 Kemiriombo

3.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya